Pengalamanku Mencairkan Jamsostek

Mencairkan Jamsostek
Sekedar mo sharing pengalamanku mencairkan jamsostek, mungkin bisa berguna buat yang lain. Let's start, aku terdaftar sebagai member jamsostek di Jakarta, sesuai dengan lokasi kerja gue di salah satu NGO asing yang berpusat di Jakarta. Ketentuan Jamsostek, peserta baru bisa mencairkan dana yang ada dalam rekeningnya apabila si peserta:

  1. Telah mengikuti program jamsostek selama lima tahun dan telah lewat masa tenggat.
  2. Diterima menjadi PNS/POLRI/TNI.
Nah untuk kasusku masuk kategori yang kedua. Sekitar bulan Maret 2010 gue berangkat ke Lampung (lokasi kantor jamsostek terdekat) untuk mencairkan jamsostek yang jumlahnya cukup lumayan. Dengan semangat 45 aku berangkat ke Jamsostek yang di Teluk Betung dekat kantor Pertanahan. Sebelumnya dokumen2 untuk pencairan sudah gue bawa untuk jaga2, antara lain:

  1. KTP asli dan copynya.
  2. Kartu peserta Jamsostek asli.
  3. Kartu Keluarga
  4. SK Pengangkatan asli dan foto copy.
  5. Surat keterangan PUtus HUbungan Kerja
  6. meterai 6.000
Pas hari Jumat gue kesana dan  dihandle oleh salah satu resepsionis yang pake jilbab, kemudian disodorin formulir pencairan yang harus diisi lengkap, seluruh dokumen kelengkapan diperiksa oleh dia termasuk juga nomor rekening yang masih valid untuk keperluan transfer dana. Setelah semua OK, gue diminta menghadap camera CCTV untuk diambil foto. Habis semua selesai, si resepsionis ngasih gue selembar kertas berisi nomor telpon dan bilang "Bapak, hubungi nomor ini untuk pencairan". Nah lho, gue kaget juga kok disuruh nelpon orang yang gue gak tahu siapa. OK lah dengan berat hati gue telpon juga ke nomor itu. Betapa mengagetkan jawaban dari telepon di seberang "Pencairan Bapak akan diproses hari Senin nanti. Yang jadi persoalan ketika itu adalah hari Seninnya gue sudah harus masuk ke kantor sesuai izin yang diberi atasan, hingga terjadi perdebatan dan keributan kecil di kantor Jamsostek. Saya minta untuk diketemukan dengan managernya untuk menjelaskan situasi saya agar pencairan bisa diselesaikan hari itu juga tapi dihalang-halangi oleh security yang bilang atasan mereka lagi keluar kantor. Akhirnya karena gondok dan memang saya gak punya waktu untuk urusan yang plintat-plintut semua berkas saya ambil kembali. Kembali terjadi adu mulut dengan si resepsionis yang dengan ketus bilang "kalo Bapak mau hari ini juga cairin aja di Jamsostek Bandar Jaya".

Dengan kesal gue tinggalin tuh resepsionis dan langsung tancap gas ke Bandar Jaya yang jaraknya sekitar 3 jam pake motor. Disana pelayanan lebih baik dari yang di Teluk Betung, saya bisa ketemu dengan salah satu supervisornya kemudian saya jelaskan situasinya. Dengan bijak si Supervisor bilang gue "coba saya bawa dulu ke atas untuk dibicarakan dengan atasan saya". Tak lama dia turun sambil meminta salah satu stafnya untuk proses pencairan. Setelah semua dokumen diapprove, gue diberi selembar cek untuk dibawa ke Bank Mandiri yang ditunjuk agar bisa dicairkan hari itu juga. pfffffffffff tak sia-sia perjalanan ke Bandar Jaya. Terima kasih buat staf2 Jamsostek di Bandar Jaya. Gak makasih buat Jamsostek yang di Teluk Betung yang bikin.

9 comments:

  1. wah ini info yg sangat bermanfaat dan patut untuk di bookmard...ane publish di blog ane yah

    ReplyDelete
  2. syarat nya ini kan?
    1.
    KTP asli dan copynya.
    2.
    Kartu peserta Jamsostek asli.
    3.
    Kartu Keluarga
    4.
    SK Pengangkatan asli dan foto copy.
    5.
    Surat keterangan PUtus HUbungan Kerja
    6.
    meterai 6.000
    .......klo kartu peserta nya hilang aja susahnya minta ampun .......

    ReplyDelete
  3. Kartu peserta Jamsostek asli.
    #
    SK Pengangkatan asli dan foto copy.
    #
    Surat keterangan PUtus HUbungan Kerja
    ini gak ada hilang,tapi JHT saya mau di ambil.GIMANA ya caranya?padahal saya udah bikin surat keterangan ke kantor pol.bikin surat kehilangan......ada yg bisa bantu?

    ReplyDelete
  4. lansung aja ke kantor terdekat broe...

    ReplyDelete
  5. mw tanya dong,
    jamsostek sy kan terusan dr 3perusahaan.
    tp paklaring perusahaan 1&2 hilang,
    hanya ad paklaring dr perusahaan trakhir.
    kalo mw mencairkan dana, harus mlampirkn paklaring dr perusahaan awal, atau yg trakhir saja?
    trims.

    ReplyDelete
  6. mas, tanya donk..itu yg d teluk betung alasannya apa kok jd sulit bgt..mas terdaftar di kartunya jamsostek cabang mana ya?

    ReplyDelete
  7. syarat pencairan JHT,
    1.Sudah menjadi peserta JAMSOSTEK selama 5 thn dg masa tunggu 1 bln
    2.Telah berhenti kerja dan masa tunggu 1 bulan dr iuran terakhir
    dst..
    nah,saya sudah mjd peserta JAMSOSTEK selama 5 thn lebih dan saya ingin mencairkan JHT saya..akan tetapi saya masih aktif bekerja ditempat yg sama,apa saya tetap bisa mencairkan JHT saya.?

    ReplyDelete
  8. @Dhedy Suliz,

    coba baca di link ini:
    http://www.jamsostek.co.id/content/i.php?mid=3&id=15

    coba dicermati salah satu syaratnya:

    c. Surat keterangan pemberhentian bekerja dari perusahaan atau Penetapan Pengadilan Hubungan Industrial

    d. Surat pernyataan belum bekerja di atas materai secukupnya.


    Nah, pas ane cairin jamsostek ane kebetulan ada juga yg cairin, cuma kasusnya beda; dia udah pindah kerja ke tempat lain, jadi ada surat keterangan PHK dan udah jatuh tempo 5 tahun.

    Saran saya sebaiknya hubungi kantor jamsostek terdekat dan konsultasikan dengan pegawainya apa bisa dicairkan. semoga membantu.

    ReplyDelete

JANGANLAH KALIAN MENUNTUT ILMU UNTUK MEMBANGGAKANNYA TERHADAP PARA ULAMA DAN UNTUK DIPERDEBATKAN DI KALANGAN ORANG-ORANG BODOH DAN BURUK PERANGAINYA. JANGAN PULA MENUNTUT ILMU UNTUK PENAMPILAN DALAM MAJELIS (PERTEMUAN ATAU RAPAT) DAN UNTUK MENARIK PERHATIAN ORANG-ORANG KEPADAMU. BARANGSIAPA SEPERTI ITU MAKA BAGINYA NERAKA … NERAKA. (HR. TIRMIDZI DAN IBNU MAJAHTHANK YOU FOR VISITING MY BLOG